Kalau sudah… sekarang lipat lagi seperti gambar di bawah, dan lihat hasilnya…
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu! Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana. Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.
Kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.

Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan. Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines yang meluncur dari sebelah kiri.
Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon dan WTC- bahkan belum dibangun.)
OSAMA 9-11Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini. Lihat baik-baik gambar ini!
Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir?? Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode : 911 (September 11) >> 9 + 11 = 20. Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukar dengan sebuah 5 Dolar dan 10 Dolar. Lihat ini!
Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat rahasia penghancuran WTC New York.
Bahkan pada mata uang 10 dollar.
50 dollar
100 dollar
Satu Dollar
Caranya, tulislah One Dollar, kemudian taruh kaca dibawah tulisan itu. Bacalah tulisan One Dollar yang ada di dalam kaca! Maka akan terbaca Our Dojjal yang berarti “Dajjal Kami” (Our dalam bahasa Inggris berarti “Milik Kami”) atau bisa juga berarti “Tanah Dajjal” (Our dalam bahasa Ibrani berarti “Tanah”)
Pada saat itu dibentuk panitia untuk membuat mata uang Amerika (dolar) yang terdiri dari : Benyamin Franklin, Thomas Jefferson, John Adam dan Pierre du Simitiere yang semuanya adalah para anggota Iluminasi dan Freemason tingkat ke 33. Bahkan Thomas Jefferson adalah pengikut mistik agama Desime yang menjadi pelopor lahirnya pemikiran unitarian-universalist. Pada saat itu, pemikiran Adam Weishaupt serta bukunya Novus Ordo Seclorum telah merasuki seluruh jiwa para anggota Freemason. Sebagai penghargaan kepada Adam Weishaupt seorang tokoh central zionis , maka mereka menyepakati bahwa lambang satu dolar Amerika memakai simbol-simbol dari Iluminati dan mencantumkan nama judul buku Weishaupt tersebut sebagai motto pada uang dolar Amerika.
Mereka tidak memilih mata uang dalam bentuk pecahan lima, sepuluh atau dua puluh kerana pecahan satu dolar mewakili pemikiran “satu dunia baru “. Itulah sebabnya pada pecahan satu dolar tersebut sarat dengan falsafah Iluminati. Prof. J.S.Malan dalam tulisannya, New Age Reforms : ” Seluruh sumber daya alam dunia seperti monitor dan industri harus dikontrol sepenuhnya oleh “pemerintahan dunia” kerana dengan cara seperti ini, sistem persamaan ekonomi serta kesejahteraan dunia dapat dilaksanakan serta dinikmati secara merata. Seluruh dunia hanya mempunyai satu sistem monitor yang pengawasannya di bawah satu badan yang tersentralisasi. Dengan cara sepertii ini memungkinkan “pemerintahan dunia” menjalankan kebijaksanaannya untuk mengendalikan seluruh negara dan rakyat .”

Dunia harus “tunduk” dan “menyembah” kepada dolar sebagai medium untuk mendapatkan kurnia dari Tuhan (Setan) Lucifer. Mereka yang mendapat limpahan dolar akan mampu menjadi manusia unggul. Mereka yang mengusai dolar juga – di bidang ekonomi – adalah mereka yang menguasai dunia.

Seluruh Lembaga Keuangan Internasional yang telah dirintis oleh Mayer Rothchild harus menunjukkan keperkasaannya dalam bidang kewenangan. Pemilikan saham perbankan, mutinasional dan teknologi termasuk mikrochip harus dimiliki secara majorati oleh persaudaraan anggota Freemason dan Iluminati. Pakar Teologi Protestan Amerika, Batt Robertson, mengatakan bahwa lambang yang ada pada lembaran wang Dolar Amerika itu sama sekali tidak berhubung dengan kemerdekaan Amerika. Beliau menyatakan lagi bahwa yang merancang atau mereka cap tersebut pada uang Dolar Amerika itu adalah seorang bernama Charles Thompson, anggota Kongres dan seorang penganut Iluminati, Freemason dan Masuniyyah tulen.

Pean Happies menulis sebuah buku berjudul ‘ Jalan Menuju Dunia Diktator Yahudi ‘ mengatakan bahwa Dolar Amerika adalah murni mata uang Zionis Israel kerana tidaklah aneh kalau Raja Zionis meletakan capnya pada mata wang Amerika itu. Dengan begitu , ia memerintah dunia di bawah slogan ” Tata Dunia Baru “.

Sebelum itu pada 1848, Menteri Kehakiman Perancis seorang keturunan asli Yahudi , anggota elit kelompok Masuniyyah tingkat ke 33 dan salah seorang tokoh Gerakan Yahudi Sedunia menulis : ” Hari ini telah dekat masanya , ketika Orchalma menjadi rumah sembahyang (bait as-solah). Di sini akan berkibar satu-satunya bendera Israel ,bendera Tuhan dan akan naik di atas pantai-pantai yang sangat jauh. Tidak mungkin orang Yahudi menjadi teman bagi orang Masihi atau Kristiani atau Muslim sebelum memancarkan sinar keimanan dan satu-satunya agama rasional, yang masa kedatangannya ke dunia ini telah dekat. Inilah syarat kehadirannya yang terdpat pada lembaran uang Dolar Amerika . Ia memancarkan cahaya pada setiap orang yang membawa uang itu untuk mendapatkan kesenangan dengan lahirnya ” Tata Dunia Baru ” yang menandakan kembalinya sang Juru Selamat ” .